masih berharap
konyol memang
sudah berjuta kali jatuh
masih saja berdiri
aku berpikir
"kalau langit masih bisa menopang bola terang itu,kenapa aku tidak bisa menopang lubang di dada ini?"
langit menjawab
"berbeda dengan jempol emas,rasa sakitmu tak terelakkan"
kubendung semua air mata sambil berusaha melempar jauh dia ke belakang
senyumannya
wajahnya
tiap helai rambutnya yang kupuja
semuanya
dia akan tertawa kalau seandainya dia tahu betapa cinta aku padanya
suatu hari dia datang kepadaku
dia berkata
"aku mencintaimu"
seperti biasa,napasku tertahan di tenggorokan
lidahku mengkerut
bulu kudukku siap siaga
aku menjawab
"aku sangat mencintaimu"
lalu sesaat bibirnya menyentuh bibirku
tangannya yang hangat memeluk tubuhku
semua awan hitam yang menjadi temanku pergi
berganti dengan pelangi dan berjuta bintang di saat bersamaan
ketika pelukan kami berakhir
awan awan itu kembali
semua pelangi dan bintang itu lenyap
tiba tiba,muncul kalimat yang menamparku dengan kerasnya
"oh..hanya mimpi"
Minggu, 02 Mei 2010
daydream
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar